Raising a montessorian

A journey of raising a montessori child in my own way

Doll House


Anak mana yang tidak suka rumah boneka? anak laki-lakipun juga suka bermain rumah-rumahan. Tahu sendiri kan harga doll house seperti apa? Kita bisa buatkan sendiri rumah boneka sesuai dengan karater anak-anak. Bahkan bisa dijadikan project bersama anak. Pasti seru.

Mari kita intip kegiatan Lifelong Learning Mamas (L3M) dengan materi membuat rumah-rumahan. Kali ini tutornya adalah lulusan arsitek UGM bernama Siti Chairuunnisya yang biasa kami panggil Uun.

Bahan-bahan:

1. Cutter merek SDI (lebih kuat)
2.Tripleks lembaran besar
3.Cutting mat
4.Penggaris besi 100cm
5.Lem Fox
6.Lakban kertas




Pola tripleks ukur sesuai dengan petunjuk di gambar berikut.

Kemudian potong-potong tripleks dengan cutter sesuai dengan pola yang telah diukur.


Cara menyusun tripleks bisa dilihat di video ini.




Cara mengelem rumah boneka:



Hasil jadinya kurang lebih seperti ini:


Tidak perlu khawatir jika lem tidak rapi karena ketika lem fox mengering warnanya akan menjadi bening. Kita bisa mengajak anak untuk mendekorasi ruangan rumah boneka mereka sesuai dengan kesukaannya. Contohnya punya Ar (5,5 tahun) ini adalah rumah untuk koleksi robotnya. Dinding-dindingnya kami tempeli kertas berbagai warna (mereknya concord. Boleh juga pakai merek lain). Tinggal dilem saja tripleksnya kemudian tempelkan kertasnya. Kalau di project ini kami lem dulu semua kertas ke dinding-dindingnya sebelum dirangkai menjadi rumah. ada juga bagian dinding yang lain ditempeli stiker polkadot. Bisa untuk latihan motorik halus juga kan? Silakan saja dibuat sesuai kemampuan masing-masing. Kami tidak tambahkan tangga karena robot bisa terbang atau turun pakai tiang yang ada disebelah kiri ruangan. Ini menurut imajinasi Ar. Panjang dan tinggi rumah robot Ar kami pangkas disesuaikan dengan ukuran kabinet di rumah supaya menghemat tempat. 

Ar juga ikut terlibat dalam pembuatan rumah robotnya. Dari memilih warna dinding, mengelem, dan menempel stiker semua dilakukan dengan antusias. bahkan mama tidak boleh berhenti sebelum rumah robotnya selesai. Dalam sehari semalam kami berhasil menyelesaikannya karena butuh waktu untuk mengeringkan  cat. Dan inilah hasilnya. Hasil tidak memungkiri usaha ya? Kami puas dengan karya kami.

Rumah boneka untuk anak perempuan bisa ditambahkan furnitur dengan menggunakan sisa bahan tripleks yang ada atau memakai stik es krim. Selamat berkreasi, anak-anak pasti sangat suka dengan karya mamanya bahkan karyanya sendiri.