Raising a montessorian

A journey of raising a montessori child in my own way

Papan Berat Ringan (Baric Tablet)

Nama latihan

Baric tablet/papan berat ringan

Deskripsi material

Box A terdiri dari 7 papan berbobot ringan

box B terdiri dari 7 papan berbobot sedang

box C terdiri dari 7 papan berbobot  berat

Tujuan langsung

Merasakan dan membedakan bobot berat

Tujuan tidak langsung

Melatih kepekaan indera perabaan dalam hal menimbang

Indikator kesalahan

Bila belum cocok maka masih salah

Bahasa

Ringan, sedang, berat

Kelompok umur

Mulai 3 tahun

Presentasi

Individu

Latihan 1


1. Membandingkan berat box A (berat) dengan box C (ringan)

2.Ajak anak untuk bermain alat

3.Minta anak untuk siapkan alas kerja

4.Guru mengambil alat dan sebutkan namanya serta cara membawanya

5.Persilakan anak untuk mencoba bawa dan meletakannya di atas alas kerja meja

6.Guru duduk di sebelah tangan dominan anak

7.Anak diminta mengangkat kedua tangannya dengan kedua telapak tangan terbuka

8.Posisi siku tidak bertumpu di manapun (mengambang)

9.Anak diminta menutup matanya

10. Guru menyimpan satu buah papan berat dan menyebutkan “Ini berat”, minta anak untuk mengulang mengatakan “berat”. Simpan papan berat di depan box A

11.Ambil satu papan ringan, lakukan hal yang sama dengan langkah No.2 untuk mengenalkan papan ringan

12.Guru meletakkan di atas kedua telapak tangan anak masing-masing satu buah papan berat dan ringan

13.Guru menanyakan “Coba angkat tangannya, tunjukkan mana yang berat?”. Lalu papan yang diangkat diletakkan di depan box yang sesuai dengan yang ditanyakan guru

14.Guru meletakkan papan dengan posisi telapak tangan yang bergantian

15.Lakukan sampai semua papan berat ringan selesai
            16.Mengundang anak untuk mencoba

Latihan 2

1. Membandingkan box A (berat) dengan  box B (sedang/medium).

Tahap presentasi sama dengan Latihan 1, tapi di kegiatan ini yang dikenalkan dan disebutkan adalah papan sedang.

Pada saat meminta anak untuk menunjukkan papan, yang diminta ditunjukkan selalu papan sedang/medium.

Papan yang digunakan sebagai teman pembanding adalah papan berat.

Setelah menguasai, barulah diajak untuk latihan dengan membandingkan papan sedang dengan papan ringan (box C).

2. Membandingkan box C (ringan) dengan  box B (sedang/medium).

Tahap presentasi sama dengan Latihan 1, tapi di kegiatan ini yang dikenalkan dan disebutkan adalah masih papan sedang.

Pada saat meminta anak untuk menunjukkan papan, yang diminta ditunjukkan selalu papan sedang/medium.

Papan yang digunakan sebagai teman pembanding adalah papan ringan.

Setelah menguasai, barulah diajak untuk latihan dengan membandingkan ketiga box : box A (berat), box B (sedang) dan box C (ringan).

 

Latihan 3

Membandingkan box A (berat), box B (sedang) dan box C (ringan).

Karena disini anak sudah mengenal ketiga bahasa dan konsepnya, maka latihan dikerjakan sbb :


1. Guru meletakkan papan dari box yang berbeda (misal dari box A dan C). Masing-masing telapak tangan terdapat 1 papan. 

2.Guru menanyakan mana yang ringan? Setelah anak menunjukkan, ambil papan yang ditunjukkan letakkan di atas meja di depan box. Tetap tinggalkan 1 papan yang masih ada di telapak tangan anak, langsung ambil papan dari box lain (misal dari box B).

3.Tanyakan mana yang berat? Kemudian ambil papan berat yang ditunjukkan. Papan sedang yang masih ada di telapak tangan anak dibiarkan dan ambil lagi papan lain untuk teman pembanding papan yang masih ada pada anak.
                  4.Tanyakan bobot papan, begitu seterusnya sampai papan di ketiga box habis dan selesai

Variasi  dan pengembangan

Menggunakan label nama, menggunakan benda-benda lain  selain papan.

Catatan tambahan


1. Bila masih ada yang salah tanyalah pada anak apakah masih mau bermain lagi. Jika tidak, ulangi kegiatan di lain waktu. 

2.Kenalkan yang berat dulu, yang ditanyakan “berat” saja
         3.Setelah menguasai konsep ‘berat’, barulah kenalkan ‘ringan’