Raising a montessorian

A journey of raising a montessori child in my own way

Puzle Silinder (Knobbed Cylinders)

Nama latihan

Puzle silinder

Deskripsi material


Blok1:
Puzle silinder berbeda ukuran diameter dan tinggi dimulai dari yang tinggi  dengan diameter besar.

Blok
2:
Puzle silinder  berbeda tinggi dan diameternya mulai dari diameter besar dan rendah ke diameter kecil  dan  tinggi

Blok
3:
Puzle silinder dengan diameter berbeda dan tinggi yang sama
        Blok
4:
Puzle silinder dengan tinggi yang berbeda dan diameter  yang sama

 Tujuan langsung

     
1.
Mengembangkan persepsi visual anak pada dimensi

2.
Mengembangkan koordinasi tangan dan mata,

3.
Melatih dan memberikan pengalaman tentang urutan

4.
Membedakan ukuran

Tujuan tidak langsung

Mengembangkan kemampuan membaca dan menulis, math

Indikator kesalahan

        Visual. Bila ukuran tidak sama maka puzle tidak akan masuk ke dalam lubang blok atau puzle terlalu besar di dalam lubang blok

Bahasa

Tinggi, kurus, besar, kecil, silinder

Kelompok umur

Mulai 2,5 tahun

Presentasi

Individu

Presentasi I /latihan I

     
1.
Ajak anak untuk  bermain alat

2.
Ambil alat dan sebutkan namanya serta cara membawan

3.
Persilahkan anak untuk mencoba bawa dan meletakannya di atas meja

4.
Guru duduk di sebelah tangan dominan anak

5.
Puzle silinder dikeluarkan secara berurutan dengan memegang knob menggunakan 3 jari pensil grip. Kemudian disimpan secara acak di depan blok. Masukkan satu persatu

6.
Puzle silinder ke dalam blok sesuai ukurannya, berurut dari yang paling besar ke yang paling kecil

7.
Mengundang anak untuk mencoba

Variasi

     
1.
Puzle silinder dengan  kartu, menutup mata

2.
Menggabung 2 sampai 4 blok dikerjakan dalam satu waktu dan dilakukan secara berkelompok

3.
Berlomba menyelesaikan kegiatan

Catatan tambahan

     
1.
Untuk blok 3 tidak usah menunjukkan kedalaman karena sama tinggi

2.
Untuk blok 4 pengukuran diameter tidak di lakukan  namun  kedalaman ditunjukkan

Presentasi II

     
1.
Ajak anak untuk  bermain alat

2.
Ambil alat dan sebutkan namanya serta cara membawanya

3.
Persilakan anak untuk mencoba bawa dan meletakannya di atas meja

4.
Puzle dikeluarkan dengan cara memegang knobmya dengan menggunakan 3 jari pensil grip (telunjuk, ibu jari dan jari tengah). Kemudian disimpan secara acak di depan blok

5.
Masukkan kembali puzle dengan cara mengambil silinder dengan tangan kiri lalu gunakan dua jari tangan kanan (telunjuk dan jari tengah) untuk merasakan ukuran diameter bulatan silinder (gerakan putaran jari yang merasakan diameter silinder : berlawanan arah jarum jam)

6.
Begitu pula untuk mengukur kedalaman / tinggi lubang pada blok, masukkan jari telunjuk dan tengah ke dalam lubang dan gerakan jari berputar mengikuti lingkaran lubang dengan berlawanan arah jarum jam.

7.
Masukkan silinder pada tangan kiri ke dalam lubang  pada blok sesuai ukuran silinder

8.
Mengundang anak untuk mencoba

Variasi

     
1.
Puzle silinder dengan  kartu

2.
Menutup mata

3.
Dilakukan secara berkelompok

4.
Berlomba menyelesaikan kegiatan

Catatan tambahan

      
1.
Untuk blok 3 hanya mengukur & merasakan diameter

2.
Untuk blok 4 hanya mengukur kedalaman

3.
Apabila lubangnya kecil gunakan satu jari saja

Latihan 2

Anak melakukan kegiatan puzle silinder dengan cara menggabungkan  blok 1 dan 2 membentuk V. Semua silinder diacak di depan blok 1 dan 2.

Latihan 3

Anak melakukan kegiatan puzle silinder dengan cara menggabungkan  blok 1, 2 dan 3 membentuk segitiga. Semua silinder disimpan acak di tengah blok berbentuk segitiga.

Latihan 4

Anak melakukan kegiatan puzle silinder dengan cara menggabungkan  blok 1, 2, 3 dan 4 membentuk persegi empat. Semua silinder disimpan acak di tengah blok persegi empat.